Merdeka di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia

Tujuh Belas Agustus Tahun Empat Lima

Itulah hari kemerdekaan kita

Hari merdeka nusa dan bangsa

Hari lahirnya bangsa Indonesia

Merdeka.

Itulah penggalan lagu nasional Hari Merdeka ciptaan Husein Mutahar. Lagu tersebut identik sebagai mars kemerdekaan Republik Indonesia yang kerap kali lagu ini dikumandangkan setiap tahun pada saat kita memperingati hari kemerdekaan.

Tahun ini, peringatan hari kemerdekaan tak seperti tahun-tahun sebelumnya. Yang menjadi perbedaan, untuk upacara peringatan hari kemerdekaan harus menerapkan protokol kesehatan. Bahkan di tingkat nasional, upacara HUT RI dilakukan secara virtual. Sampai kemudian dinobatkan oleh MURI (Museum Rekor-Dunia Indonesia) atas rekor Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia secara daring oleh Peserta Terbanyak.

Nah, tahun ini upacara HUT RI telah ditiadakan untuk disekolah-sekolah mengingat pandemi mengakibatkan sekolah belajar dari rumah. Dan tahun lalu, bisa dikatakan menjadi upacara terakhir kalinya bagi kita mengikuti upacara 17 Agustus di lingkungan sekolah. Mungkin barangkali ada yang terakhir kali mengikuti upacara 17 Agustus pada jaman sekolah dulu.

paskriba smkn 1 bandar lampung
Pasukan Pengibar Bendera (PASKIBRA) SMKN 1 Bandar Lampung pada saat Upacara HUT RI ke-74 tahun 2019

Bagaimana rasanya merayakan peringatan hari kemerdekaan ditengah pandemi ini untuk di desa-desa, di kota-kota, di kantor? Yang jelas suasananya berbeda, tak ada upacara, tak ada lomba-lomba. Kalaupun masih tetap ada, semata-mata dilakukan karena rakyat memiliki semangat jiwa heroik dan patriotik atas jasa para pahlawan yang menghantar kemerdekan Republik Indonesia sampai kedepan pintu gerbang.

Untuk beberapa tahun lalu, sempat aku merayakan hari kemerdekaan dengan trip mendaki gunung. Bersama-sama komunitas pendaki gunung, tepat detik-detik Proklamasi kibarkan bendera merah putih. Suasana haru menyelimuti dinginnya dipuncak gunung kala itu. Ada kebanggan tersendiri diusia yang sudah tua begini, masih sanggup muncak gunung apalagi momentnya pas hari kemerdekaan.

Pengibaran Bendera Merah Putih di puncak Gunung Merbabu

Tapi untuk tahun ini, walau kita sedang diuji semangat merayakan hari kemerdekaan tak luntur sedikitpun. Bahwa untuk mengisi kemerdekaan kita bisa muhasabah dan mensyukuri nikmat terbesar karunia Allah SWT bebasnya bangsa ini dari kolonialisme. Kita tumbuhkan jiwa patriotik dan negarawan selama hayat masih di kandung badan.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-75 tahun 2020, Indonesia Maju

Untuk generasi muda, terlibat aktif di organisasi sejak dini akan mengembangkan potensi kepemimpinan masa depan untuk menyonsong Indonesia Emas 2045 sehingga terwujudnya bangsa dan negara baldatun thayyibatun warabun ghafur. HUT RI ke 75 ini, tentunya kita berharap penanggulangan pandemi mencapai keberhasilan dan pemulihan ekonomi dapat teratasi. Maka dari itu, kita patuhi himbauan untuk selalu menjalankan protokol kesehatan dimanapun berada sehingga terputuslah mata rantai Covid-19 ini.


Merdeka.

Sekali merdeka tetap merdeka.

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penilaian Akhir Semester di Tengah Pandemi

Ketika Menghilang Tanpa Kabar